Berita

ADAPTASI PARADIGMA BARU PENDIDIKAN, FKG UNIMUS SELENGGARAKAN WORKSHOP TUTORIAL UNTUK DOSEN

Di era revolusi 4.0 ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan SDM yang unggul sehingga tidak tertinggal dalam menciptakan inovasi baru dan mengaplikasikan teknologi yang maju. SDM unggul yang kreatif dan inovatif ini tidak tercipta dengan sendirinya, melainkan harus dipersiapkan melalui pendidikan. Paradigma pendidikan saat ini bergeser dari teacher centered learning menjadi student centered learning. Paradigma baru ini menuntut mahasiswa untuk belajar mandiri dan lebih aktif menggali sumber belajar, tidak hanya bergantung pada kuliah dosen di kelas. Hal ini tak luput dari tujuan pendidikan itu sendiri untuk menciptakan insan yang berkualitas unggul, kreatif, dan inovatif.

Banyak metode yang dapat dilakukan untuk menerapkan pembelajaran student centered learning, salah satunya adalah pembelajaran menggunakan metode tutorial. Dengan menggunakan metode ini, mahasiswa dilatih untuk menjawab persoalan (problem based learning) dan secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran (student centered learning). Keberhasilan tutorial tidak hanya bergantung pada mahasiswa saja, akan tetapi tutor juga memiliki peran yang vital. Oleh karena itu, pada hari Jumat, 31 Agustus 2020 Fakultas Kedokteran Gigi Unimus menyelenggarakan workshop “Upgrading Tutor : Be an Excellent Tutor to Gain Successful Learning 2020”.

Kegiatan Workshop dibuka oleh Wakil Dekan 1 FKG Unimus

Kegiatan workshop dilaksanakan di Aula RSGM Unimus dengan narasumber dr. Mega Pandu Arifiyanti, M.Med.Ed dari FK Unimus dan drg. Hayyu Failasufa, M.K.M selaku KaProdi S1 Kedokteran Gigi FKG Unimus. Peserta kegiatan ini adalah seluruh dosen FKG Unimus. Materi yang disampaikan oleh narasumber pertama adalah mengenai Seven Jump Step, dinamika kelompok diskusi, peran tutor, identifikasi masalah dari tutor, dan feedback. Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi tutorial yang dilakukan oleh dosen FKG Unimus dan pemberian feedback. Materi kedua disampaikan oleh drg. Hayyu Failasufa, M.K.M yaitu mengenai peran PJ Blok dan trainer dalam pembelajaran di FKG Unimus. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini proses pembelajaran di FKG Unimus dapat berlangsung dengan lebih baik dan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Kegiatan Diskusi dalam Workshop Upgrading Tutor
Foto Bersama Narasumber dan Peserta Workshop

FKG Unimus Mengadakan Kegiatan Rapat Kerja Tahunan 2020 Secara Daring

Fakultas Kedokteran Gigi Unimus menyelenggarakan Rapat Kerja Tahunan yang diikuti oleh Tenaga Pendidik dan Kependidikan di FKG Unimus. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3-4 Agustus 2020 secara Daring dengan menggunakan aplikasi Zoom.

Dekan FKG Unimus membuka kegiatan Rakerta 2020

Kegiatan di hari pertama dibuka oleh Dekan FKG Unimus yaitu Dr. drg. Risyandi Anwar, Sp.KGA. Beliau menyampaikan visi, misi, dan tujuan dari FKG beberapa tahun kedepan. Dilanjut dengan pemaparan dari UP2J yang disampaikan oleh drg. Vilianti Eka Fitri Rahatina.

Pemaparan dari UP2J yang disampaikan oleh drg. Vilianti Eka Fitri Rahatina

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan pemaparan dari Medical Education (MDEU) yang disampaikan oleh drg Nur Khamilatusy Sholekhah, M.M., pemaparan dari Unit Penjaminan Mutu disampaikan oleh drg Putri Dhianita.

Pemaparan dari MDEU yang disampaikan oleh drg Nur Khamilatusy Sholekhah, M.M.
Pemaparan dari Unit Penjaminan Mutu yang disampaikan oleh drg Putri Dhianita

Di hari kedua kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan evaluasi dan program kerja secara “maraton” dari Unit Kedokteran Gigi Islami (UKGI) yang disampaikan oleh drg Etny Dyah Harniati yang setelahnya disambung pemaparan dari Bagian Tata Usaha yang disampaikan oleh Badrun Ali, S.E., lalu dilanjutkan pemaparan dari Program Studi S1 Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi yang masing-masing disampaikan oleh drg Hayyu Failasufa, M.K.M. dan drg Ayu Kristin Rakhmawati.

Pemaparan dari UKGI yang disampaikan oleh drg Etny Dyah Harniati
Pemaparan dari Bagian Tata Usaha yang disampaikan oleh Badrun Ali, S.E.
Pemaparan dari S1 Kedokteran Gigi yang disampaikan oleh drg Hayyu Failasufa, M.K.M.
Pemaparan dari Profesi Dokter Gigi yang disampaikan oleh drg Ayu Kristin Rakhmawati

Sesi terakhir dilanjutkan mulai pukul 13.00 WIB dengan pemaparan evaluasi dan program kerja dari Wakil Dekan 1 dan Wakil Dekan 2 yang masing-masing disampaikan oleh drg Dika Agung Bakhtiar, Sp.Pros. dan drg Retno Kusniati, M.Kes..

Pemaparan dari Wakil Dekan 1 yang disampaikan oleh drg Dika Agung Bakhtiar, Sp.Pros.
Pemaparan dari Wakil Dekan 2 yang disampaikan oleh drg Retno Kusniati, M.Kes.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama seluruh civitas akademik FKG Unimus dari tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

4 Mahasiswa FKG Unimus Ikuti 17th Students Scientific Conference di Malaysia

Semarang | Di era digital yang semakin mengglobal saat ini, dunia semakin terkoneksi. Pengalaman untuk terlibat dengan komunitas internasional menjadi hal yang sangat penting terlebih bagi mahasiswa. Karena mahasiswa termasuk dalam global citizens, dimana bergabung dengan masyarakat internasional khususnya diajang konferensi ilmiah dapat dijadikan sebagai investasi diri untuk menambah wawasan dan pengetahuan di luar Indonesia. Berangkat dari hal tersebut, empat mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mengikuti kegiatan 17th Students Scientific Conference di Universiti Sains Malaysia, pada Kamis (27/02/2020) lalu.

Adapun ke-empat mahasiswa yang  berkesempatan tersebut adalah Hanum Laksita Intan Hapasari, Dhindi Dwi Andani, Ayu Purudita, serta Moh. Danil Ahsan M. Ke-empat mahasiswa Kedokteran Gigi tersebut sukses mempresentasikan hasil researchnya dalam conference yang pesertanya dari sebagai negara seperti Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Kaprodi S1 Kedokteran Gigi Unimus, drg. Hayyu Failasufa menyatakan bahwa mengikuti kegiatan ilmiah internasional tersebut sebagai upaya peningkatan publikasi karya ilmiah mahasiswa serta memberikan pengalaman dan pengembangan diri bagi mahasiswa FKG. “Saya mewakili Dekan FKG berkesempatan pula berdiskusi dengan Dekan School of Dental Sciences USM, Prof Dr. Mohd Fadhli Kamis untuk peningkatan implementasi kerjasama dengan School of Dental Sciences Universiti Sains Malaysia (USM), “ ujarnya.

Kaprodi S1 Kedokteran Gigi Unimus drg. Hayyu Failasufa Bersama Dekan School of Dental Sciences Setelah Meeting

Moh. Danil Ahsan M. K sebagai salah satu mahasiswa yang terpilih memaparkan bahwa 17th Student Scientific Conference merupakan event untuk memberikan wadah bagi mahasiswa yang belum lulus sebagai seorang sarjana untuk saling berbagi dan bertukar satu sama lain tentang pengalaman penelitian dan bekerja pada bidang kedokteran gigi. “Event ini merupakan pengalaman baru untuk saya dalam melakukan presentasi di depan juri dengan Bahasa Inggris. Event tersebut seolah-olah berkata kepada saya bahwa you must be dazzling to dazzle everyone. Untuk menjadi dazzling saya harus belajar dan memahami bahwa the world is not just in my campus. Event kali ini membuat saya menjadi lebih termotivasi untuk selalu belajar, belajar dan belajar. Jangan pernah merasa bisa dan besar agar kita mau belajar, “ tambahnya.

FKG Unimus Mengadakan Workshop Persiapan Jabatan Fungsional

Semarang | (27-02-2019) Untuk meningkatkan jumlah dosen yang bersertifikasi dosen, Fakultas Kedokteran Gigi Unimus mengadakan Workshop Persiapan Jabatan Fungsional. Kegiatan ini dilaksanakan di RSGM Unimus. Acara dibuka oleh Wakil Dekan I Dr. drg. Risyandi Anwar, Sp.KGA dan diikuti oleh dosen-dosen FKG Unimus. Selaku narasumber menghadirkan Dr. Amin Samiasih, S.Kp. M.Si.Med dan Sri Sulistyowati, A.Md.

Wakil Dekan I membuka kegiatan
Narasumber Dr. Amin Samiasih, S.Kp. M.Si.Med memberikan materi

Narasumber Sri Sulistyowati, A.Md. menyampaikan materi
Peserta workshop
Foto bersama

FKG Unimus Bekerjasama dengan 3M dan COBRA Menyelenggarakan Kompetisi Indonesia’s Next Top Dentist 2020

Semarang, 20 Februari 2020 | Fakultas Kedokteran Gigi bekerjasama dengan 3M dan COBRA menyelenggarakan Kompetisi Indonesia’s Next Top Dentist 2020. Acara diselenggarakan di Aula Lantai 3 RSGM Unimus dan diikuti oleh 30 mahasiswa Profesi Dokter Gigi Unimus.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Panitia yaitu drg Putri Dhianita Pratiwi dan dilanjutkan dengan pemaparan lomba. Pemenang dari lomba ini nantinya akan melaju pada tingkat nasional yang akan diikuti oleh berbagai kampus di Indonesia.

FKG Unimus Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut di Bali

Semarang | (12/02/2020) Mengupayakan kesehatan gigi dan mulut masyarakat adalah sebuah strategi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Akan tetapi paradigma masyarakat Indonesia sebagai negara berkembang masih memiliki tingkat kesadaran yang rendah mengenai pentingnya kesehatan gigi dan mulut terutama di daerah terpencil. Kehilangan gigi biasanya dianggap sebagai sesuatu yang lumrah dan biasa, padahal kehilangan gigi  tersebut justru akan menurunkan intake makanan akibat fungsi pengunyahan makanan yang tidak optimal.

Dari latar masalah itulah Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar kegiatan bakti sosial di MTs Negeri 1 Jembrana – Bali, pada Sabtu (08/02/2020) lalu. Kegiatan yang mengusung tema “Bersinergi Menuju Indonesia Bebas Karies 2030” tersebut merupakan kolaborasi dengan sejumlah institusi dan lembaga diantaranya Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar, Fakultas Kedokteran Gigi Institut Ilmu Kesehatan Kediri, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Universitas Udayana Denpasar, serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Jembrana guna penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

FKG Unimus sendiri menerjunkan 47 mahasiswa semester 1, 5 coas, serta 24 dosen dan tenaga kependidikan. Dalam agenda pemberangkatan mahasiswanya, Dekan FKG Unimus drg. Budiono, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesehatan gigi dan mulut khususnya masyarakat Kelurahan Gilimanuk Kabupaten Jembrana Provinsi Bali. “Bakti sosial tersebut diikuti oleh 300 pasien yang meliputi penyuluhan, pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis termasuk pencabutan gigi sederhana, penambalan gigi, pembersihan karang gigi serta pemberian obat-obatan, “ paparnya. Selain kegiatan bakti sosial, FKG Unimus juga melaksanakan MoU dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar, Fakultas Kedokteran Gigi Institut Ilmu Kesehatan Kediri, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Universitas Udayana Denpasar.

FKG Unimus Mengadakan Gelar Bersama Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut di Kota Semarang

Demi peningkatan kesehatan gigi dan mulut rakyat Indonesia terutama masyarakat Kota Semarang, FKG Universitas Jember, FKG Universitas Muhammadiyah Semarang, FKG Universitas Sultan Agung Semarang, Prodi KG Universitas Diponegoro Semarang dan FKG Universitas Hang Tuah Surabaya mengadakan kolaborasi dalam penyelenggaraan bakti sosial kesehatan gigi dan mulut dengan mengusung misi “Indonesia bebas karies 2030”. Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dilakukan di Bumi Perkemahan Candra Birawa Gunungpati-Semarang dengan dihadiri oleh seluruh delegasi mahasiswa, dokter gigi muda, dosen dan pimpinan dari masing-masing Institusi Pendidikan Dokter Gigi (IPDG) yang terlibat serta perwakilan dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kota Semarang.

Kegiatan baksos diselenggarakan di MI Negeri Kota Semarang, Sumurrejo, Gunungpati dan diikuti oleh 387 pasien yang terdiri dari siswa, guru, orangtua murid dan warga sekitar sekolah. Adapun layanan yang diberikan oleh kurang lebih 50 operator baik dokter gigi maupun dokter gigi muda ini antara lain penambalan, pembersihan karang gigi, pencabutan gigi susu dan pemberian aplikasi flour sebagai tindakan preventif karies untuk siswa. Selain itu siswa juga mendapat manfaat penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut dari mahasiswa pre-klinik yang menjadi delegasi dari masing-masing IPDG yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian sikat gigi dan pasta gigi sekaligus sikat gigi bersama di lapangan sekolah.

Diharapkan dari kegiatan ini masyarakat Kota Semarang mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut serta dapat meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut sesuai dengan tujuan diadakannya kegiatan ini.

FKG Unimus Gelar IDSemar 2019

Semarang | Permasalahan estetik merupakan salah satu hal penting dalam perawatan kedokteran gigi restoratif dan harus sejalan dengan penampilan yang alami serta harmonis berdasarkan prinsip-prinsip estetik. Untuk berpartisipasi dalam meningkatkan ilmu pengetahuan terkait konsep estetika tersebut, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan seminar ilmiah yakni Internastional Dental Scientific Exhibition Meeting and Research yang bertajuk “New Aesthetic Concept in Dentistry and Holistic Care Therapy” di Hotel Patra Jasa, Jumat – Sabtu (8-9 November 2019). Kegiatan ini merupakan agenda tahunan FKG Unimus dalam upaya pengembangan teknologi di dunia kedokteran gigi dan dihadiri oleh ratusan peserta baik dari kalangan mahasiswa kedokteran gigi, dokter gigi umum, dokter gigi spesialis, civitas akademi kedokteran gigi dari perguruan tinggi se-Indonesia.Semarang | Permasalahan estetik merupakan salah satu hal penting dalam perawatan kedokteran gigi restoratif dan harus sejalan dengan penampilan yang alami serta harmonis berdasarkan prinsip-prinsip estetik. Untuk berpartisipasi dalam meningkatkan ilmu pengetahuan terkait konsep estetika tersebut, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan seminar ilmiah yakni Internastional Dental Scientific Exhibition Meeting and Research yang bertajuk “New Aesthetic Concept in Dentistry and Holistic Care Therapy” di Hotel Patra Jasa, Jumat – Sabtu (8-9 November 2019). Kegiatan ini merupakan agenda tahunan FKG Unimus dalam upaya pengembangan teknologi di dunia kedokteran gigi dan dihadiri oleh ratusan peserta baik dari kalangan mahasiswa kedokteran gigi, dokter gigi umum, dokter gigi spesialis, civitas akademi kedokteran gigi dari perguruan tinggi se-Indonesia.

Acara yang diselenggarakan bertepatan dengan HUT ke-7 FKG Unimus tersebut, menghadirkan 8 (delapan) pembicara pada sesi main lecture. Untuk international speakers, sebagai pembicara pertama Prof. Peter Anderson DSc, DDSc, MD (Edin), PhD, M.Surg Ed (Meib) (Australian Craniofacial Unit) dengan paparan materi “Protocol Management of Children with Cleft / Craniofacial Anomalies”, disusul pembicara kedua Prof. Keng Liang Qu, Ph. D (Professor Department of Dentistry Taipei Medical) dengan materi “Dental Air Abrasion What Dentists Need to Know About This New Dental Technology”, serta Prof. Dr. Adam Husein (Universiti Sains Malaysia) sebagai pembicara ketiga dengan materi “Digital Technology in Dental Application”.
Hadir untuk memberikan sambutan Dekan FKG Unimus, drg. Budiono, M.Pd. Pihaknya menyampaikan bahwa tujuan lebih jauh kegiatan seminar internasional ini adalah dapat membantu memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga dan meningkatkan kesehatan gigi dan mulut melalui pendidikan kedokteran gigi. “Peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jaringan gigi dan mulut saat ini memberikan pengaruh yang besar terhadap dunia kedokteran gigi. Pasalnya, kini masyarakat tidak hanya mengeluh tentang sakit gigi, tetapi juga pertimbangan estetika, “ ungkapnya.

Sementara itu, untuk local speakers, Prof. Dr. drg. Muhammad Harun Achmad, M.Kes, Sp. KGA (Hasanuddin University) menjadi pemateri selanjutnya dengan materi “Early Orthodontics Myobrace For Children”, disusul kemudian drg. Iwan Dewanto, MMR, Ph.D (Muhammadiyah University of Yogyakarta) dengan materi “How to Calculate Fixed Cost as Planning For Making an Efficient Dentist Clinic”, drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp. BM (K) (Hasanuddin University) dengan materi “Effects of Tooth Extraction on Smile Esthetics Oral Surgery”, drg. Taofik Hidayat, SpKG (K) (Padjajaran University) dengan materi “Natural Look Direct Restoration For Posterior”, serta drg. Andy Wirahadikusumah, Sp. Prost (Trisakti University) dengan paparan materi “Step Guidance for Succesfull Anterior Porcelain Laminate Veneer Outcome”. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keilmuan di bidang kedokteran gigi baik bagi praktisi maupun akademisi.


Selain itu juga terdapat 6 Hands on yaitu : 1. Hands on I “Early Orthodontics Myobrace For Children” oleh Prof. Dr. drg. Muhammad Harun Achmad, M.Kes, Sp. KGA2. Hands on II “Exsercise for Lower Back Pain, Carpel Tunnel Syndrome and Stiff Shoulder” oleh drg. Linda Sutarjo3. Hands on III “Simplifed Split-Bone Technique for Removal of Impacted Mandibular and Esthetics Suturing” oleh drg. Muhammad Ruslin, M.Kes, PhD., Sp. BM (K)4. Hands on IV “Step Guidance for Succesfull Anterior Porcelain Laminate Veneer Outcome” oleh drg. Andy Wirahadikusumah, Sp. Prost5. Hands on V “Natural Look Direct Restoration For Posterior” oleh drg. Taofik Hidayat, SpKG (K)6. Hands on VI  “Photography to improve The Quality od Dental Treatment” oleh drg. Griya Ridha Raharja.

Bulan Kesehatan Gigi Nasional : Pahlawan Senyum

Bekerjasama dengan PDGI cabang Semarang, FKG Unimus menyelenggarakan bakti sosial penyuluhan dan pemeriksaan gigi gratis di bulan Oktober ini. Bertepatan dengan Bulan Kesehatan Gigi Nasional, pemeriksaan dilakukan dengan sasaran kegiatan guru dan siswa di SDN Kalipancur 1, SDN Kalipancur 2, SMD Marsudi Utami, dan SD Purwoyoso 4. Kegiatan BKGN dihari pertama tanggal 10 oktober 2019 dilakukan acara pembukaan oleh ibu Walikota Semarang di SD Kalipancur 01 Semarang, Ketua PDGI Cabang Semarang dan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah. Setelah itu dilakukan penyuluhan dikelas masing-masing sekolah lalu dilanjutkan sikat gigi bersama, dan pemeriksaan. Pada siswa yang membutuhkan perawatan pencegahan karies maka akan diberikan perawatan pit and fissure sealant.

Hari kedua dilakukan pada tanggal 31 oktober 2019 yang dimulai dengan pembukaan di masing-masing sekolah, setelah itu langsung dilakukan pemeriksaan kepada siswa-siswa untuk dilakukan evaluasi perilaku menyikat gigi 21 hari pagi dan malam hari. Kegiatan di hari kedua ini diakhiri dengan pemberian plakat kenang-kenangan.

Penyuluhan kesehatan gigi, pemeriksaan gigi dan sikat gigi bersama pada semua siswa. Pada siswa yang membutuhkan akan dilakukan perawatan pit and fissure sealant untuk pencegahan caries. Dilakukan pemantauan perilaku menyikat gigi selama 21 hari kemudian dilakukan pemeriksaan kembali pada tanggal 31 Oktober 2019. Kegiatan ini melibatkan para dokter gigi di wilayah Kota Semarang dan mahasiswa FKG Unimus.

Dengan berlangsungnya agenda bakti sosial bulan kesehatan gigi nasional, diharapkan akan menciptakan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan gigi sejak dini yang dapat berdampak pada peningkatan status kesehatan gigi dan mulut di Kota Semarang.

Bakti Sosial Aku Cinta Gigi Sehat

Kesehatan gigi masyarakat Indonesia masih perlu mendapat perhatian. Data Riskesdas (riset kesehatan dasar) tahun 2007, sekitar 72 persen penduduk Indonesia mempunyai pengalaman karies (gigi berlubang). Penyebab tingginya prevalensi penyakit gigi dan mulut pada umumnya karena faktor perilaku dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang belum merata. Oleh karena itu, PDGI Semarang sebagai organisasi profesi dokter gigi di wilayah Semarang dan sekitarnya bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat di Pantai Cahaya, Weleri, Kendal dengan tema “Aku Cinta Gigi Sehat”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 27 Oktober 2019 dengan melibatkan 140 dokter gigi. Sasaran peserta kegiatan ini adalah warga sekitar Pantai Cahaya dan masyarakat umum yang berkunjung ke Pantai Cahaya. Bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan kesehatan gigi, pemeriksaan kesehatan gigi masyarakat, tindakan pengobatan, penumpatan, pencabutan gigi dan pembersihan karang gigi.

Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Kendal, Bapak Masrur Masykur, pimpinan kecamatan Rowosari dan pimpinan kelurahan Desa Sendang Sikucing serta dibuka langsung oleh Bapak Wakil Bupati Kendal. Sebanyak 428 pasien yang mendaftar kemudian dilakukan tindakan dengan rincian konsultasi 230 pasien, mendapat tindakan pencabutan sederhana 63 pasien, mendapat tindakan penambalan sederhana 97 pasien dan mendapat tindakan pembersihan karang gigi 38 pasien.

Dengan diselenggarakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, Dengan memperhatikan kesehatan gigi dan mulut dan upaya-upaya untuk meningkatkan kepeduliaan masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi, mudah-mudahan dapat mencegah dan mengurangi angka kepenyakitan gigi dan mulut.