Berita

Pelatihan “Team Building and Collaboration” Bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan

Semarang | Untuk menjaga kekompakan dan kerjasama di lingkungan kerja, FKG Unimus menyelenggarakan Pelatihan “Team Building and Collaboration” bagi dosen dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu tanggal 9-10 Februari 2019 di Taman Wisata Kopeng Treetop Getasan Semarang Jawa Tengah. Peserta pada kegiatan ini berjumlah 30 orang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Kedokteran Gigi Unimus.

Peserta Kegiatan Pelatihan “Team Building and Collaboration

Kegiatan diawali dengan pembukaan dari Dekan FKG, drg. Budiono, M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa dosen dan tenaga kependidikan merupakan elemen penting dalam pengembangan FKG, diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatan ukhuwah dan menyatukan tujuan untuk mewujudkan mimpi-mimpi FKG kedepan.

Kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan agenda Team Building and Collaboration yang dipimpin oleh instruktur yang terdiri dari 2 orang. Pada kegiatan ini para peserta diberikan beberapa games, game yang pertama peserta diminta untuk mengikuti instruksi yang diberikan oleh instruktur, apabila tidak sesuai maka akan mendapatkan hukuman. Tujuan dari game ini adalah melatih konsentrasi dan fokus dalam mendengarkan setiap instruksi yang diberikan.

Peserta mengikuti diminta fokus dan konsentrasi dalam mengikuti instruksi

Pada game yang kedua, peserta diminta untuk memasukkan bola kedalam keranjang namun harus dilakukan sebagai tim dan tidak boleh menggunakan tangan. Game ini bertujuan untuk melatih kekompakan dalam sebuah tim, karena jika salah satu tidak kompak maka tujuan dari tim tidak akan tercapai.

Peserta dibagi menjadi beberapa tim untuk memasukkan bola kedalam keranjang

Pada game yang ketiga, peserta dibagi menjadi beberapa tim dan diminta untuk menyusun potongan kayu menjadi beberapa bentuk sesuai dengan soal yang diberikan. Masing-masing tim memiliki petunjuk yang berbeda-beda dalam menyelesaikan setiap soal. Tujuan dari game ini adalah untuk melatih kerjasama antar tim, karena setiap tim memiliki keunggulannya masing-masing maka untuk mewujudkan sebuah tujuan harus dapat saling bekerjasama antar tim.

Peserta diminta untuk menyusun potongan kayu sesuai dengan gambar yang diberikan

Hari berikutnya dilanjut dengan senam dan refleksi. Pada kegiatan refleksi, masing-masing peserta diminta untuk memberikan kesan dan pesan terhadap setiap peserta. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui diri sendiri berdasarkan penilaian dari orang lain serta pesan yang bertujuan untuk memperbaiki kekurangan yang dimiliki diri sendiri. Acara ditutup dengan kegiatan outbond dan menikmati keindahan tempat wisata.

Peserta diberikan arahan sebelum memulai kegiatan refleksi
Persiapan sebelum outbond

FKG Unimus Berkunjung ke Universiti Kebangsaan Malaysia dalam Tindak Lanjut Kerjasama

Malaysia | 2 Desember 2018, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang yang diwakili oleh drg. Budiono, M.Pd. (Dekan) dan drg. Hayyu Failasufa (Ka Prodi S1 Kedokteran Gigi) berkunjung ke Fakulti Pergigian Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dalam menindaklanjuti kerjasama LoI yang telah ditandatangani pada tanggal tanggal 21 Oktober 2018. Pada kegiatan ini membahas tentang program-program apa saja yang akan dilakukan dalam kerjasama antar kedua institusi tersebut. Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh  Mohd Akmal Harith dan Megat Syariffudin selaku Wakil PKP UKM.

(Dari kiri) drg. Hayyu Failasufa, drg. Budiono, M.Pd, dan Prof. Tuti Ningseh Binti Mohd Dom
Penyerahan Cendara Mata dari Fakulti Pergigian UKM kepada FKG Unimus

Tim Monev Konsil Kedokteran Indonesia Lakukan Kunjungan ke FKG Unimus

Semarang | Standar Pendidikan Profesi Dokter/Dokter Gigi adalah pendidikan profesi yang dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan sistem pendidikan nasional. Sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) mempunyai tugas melakukan registrasi dokter dan dokter gigi, mengesahkan standar pendidikan, dan melakukan pembinaan dalam rangka penjaminan mutu dan perlindungan pada masyarakat sebagai penerima pelayanan kedokteran/kedokteran gigi.

 

drg. Budiono, M.Pd selaku Dekan FKG Unimus saat membuka acara monev

 

Dalam rangka penerapan standar pendidikan tersebut, Tim Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Implementasi Standar Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter Gigi di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (06/12/2018). Acara yang berlangsung di Aula RSGM Unimus tersebut menghadirkan Tim Konsil Kedokteran Indonesia yakni Prof. drg. Armasastra Bahar, Ph.D (Ketua Konsil Kedokteran Indonesia), drg. Grace Virginia Gumuruh, MM, Sp. KG (Divisi Standar Pendidikan Profesi Dokter Gigi), serta drg. Yulianti Kemal, Sp. Perio (K) (Anggota Pokja Divisi Standar Pendidikan Profesi Dokter Gigi). Kunjungan KKI tersebut bertujuan untuk mendapatkan informasi penerapan standar pendidikan dan standar kompetensi profesi dokter gigi serta kemungkinan-kemungkinan kendala yang dihadapi oleh FKG Unimus.

 

suasana saat pemaparan materi standar pendidikan

 

Mengawali Proses Monitorng, drg. Budiono, M.Pd selaku Dekan FKG Unimus membuka acara tersebut dan dilanjutkan dengan memaparkan hal-hal terkait penerapan standar pendidikan serta tantangan di FKG Unimus. “Dengan adanya kunjungan tim KKI untuk melakukan proses monitoring dan evaluasi pendidikan ini, menjadi hal yang penting karena kami mencetak lulusan dokter gigi yang kelak terjun ke masyarakat. Sehingga sebagai bentuk tanggung jawab, kami harus menerapkan standar pendidikan maupun standar kompetensi dokter gigi sesuai dengan peraturan perundangan. Dan pada kunjungan monev ini kami berharap, dapat menerima masukan serta arahan agar FKG Unimus menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya,” ungkapnya. Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi antara Tim Monev KKI dengan FKG Unimus kemudian meninjau secara langsung sarana dan prasarana pendidikan serta RSGM Unimus.

 

yakni Prof. drg. Armasastra Bahar, Ph.D (Ketua Konsil Kedokteran Indonesia) saat meninjau secara langsung sarana dan prasarana

 

Peduli Kesehatan, FKG Unimus Kampanyekan Gigi Sehat

Semarang | (18/11/2018) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang ikut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Kesehatan Nasional 2018 dan Rapat Kerja Nasional PDGI 2019. Kegiatan dilaksanakan di Jalan Pahlawan Semarang bertepatan acara Car Free Day berlangsung. Menggandeng pula organisasi lain seperti Persatuan Dokter Gigi (PDGI) Semarang, FKG Unissula, FKG Undip, serta BPJS Kesehatan, pihak FKG Unimus mendelegasikan 20 mahasiswa Profesi Kedokteran Giginya. Mengusung tema Senyum Sehat Untuk Semarang Hebat, kegiatan diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan serta pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gigi. Selain itu, ada pula sosialisasi “Game Edukasi Adventure Of Gigi”, “Alarm Gigi”, serta “Kuis Kesehatan Gigi”. Ditambah lagi, tersedia mobil pemeriksaan untuk pengobatan gigi anak-anak secara gratis.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dekan FKG Unimus drg. Budiono, M.Pd. Ada tiga harapan dari drg. Budiono terkait kegiatan kampanye gigi sehat tersebut. Pertama, peningkatan kesehatan gigi dan mulut masyarakat melalui edukasi tentang bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar serta akibat-akibat apa saja yang ditimbulkan apabila kebersihan gigi dan mulut tidak dijaga. Kedua merupakan sarana pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk implementasi dari tri dharma perguruan tinggi, dan ketiga sebagai sarana memperkenalkan FKG Unimus kepada masyarakat. “InsyaAlloh kedepan akan semakin kita tingkatkan kegiatan-kegiatan seperti ini untuk meningkatkan kebermanfaatan FKG Unimus bagi peningkatan kesehatan gigi dan mulut masyarakat, khususnya di kota Semarang, “ ujarnya.

Salah satu mahasiswa profesi dokter gigi Unimus, Moh. Danil Ahsan Murdiputra, S.K.G. juga menambahkan bahwa sudah sepatutnya seorang mahasiswa yang baik adalah menjalankan tri darma perguruan tinggi yang salah satu dari darma tersebut adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat. “Keikutsertaan mahasiswa FKG dalam mengkampanyekan gigi sehat merupakan wujud nyata dari nilai pengabdian masyarakat khususnya dalam bidang kedokteran gigi. Karena kampanye bersifat promotif, sehingga tindakan tersebut bersifat mencegah dan mengedukasi betapa pentingnya kesehatan gigi dan mulut sebagai indikator kualitas hidup tiap-tiap individu. Upaya promotif yang berhasil akan membuahkan prevalensi penyakit yang rendah, sehingga peran mahasiswa sangat penting dalam kampanye tentang kesehatan gigi,“ jelasnya.

Sosialisasi Uji Kompetensi Program Profesi Dokter Gigi Unimus

Semarang | Kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia. Dalam memenuhi kebutuhan dasar tersebut, profesi Dokter gigi sebagai salah satu pelaku pelayanan kesehatan gigi utama harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang handal serta memiliki integritas etika untuk mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan gigi bermutu. Dalam rangka memenuhi kebutuhan profesi dokter gigi yang profesional, maka proses pendidikan menjadi faktor yang sangat menentukan.

 

 

Untuk menjembatani hal tersebut, FKG Unimus melakukan pembinaan melalui Sosialisasi Uji Kompetensi Program Profesi Dokter Gigi yang diselenggarakan pada Senin (22/10/2018) di Aula RSGM Unimus. Menghadirkan pembicara Dr. drg. Kosterman Usri, MM selaku Panitia Nasional UKMP2DG, sosialisasi tersebut mengusung tema “Meraih Sukses UKMP2DG” dan diikuti oleh mahasiswa profesi kedokteran gigi Unimus. Hal ini dilakukan untuk menjamin mutu lulusan program pendidikan dokter gigi di Unimus, dimana harus sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) sebagaimana amanat UU RI Nomor 20  Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran/Kedokteran Gigi.

 

 

Hadir untuk memberikan sambutan, Dekan FKG Unimus drg. Budiono, M.Pd. Dalam sambutannya, drg. Budiono berharap bahwa mahasiswa profesi kedokteran gigi harus mampu menyerap ilmu dari hasil sosialisasi bersama Panitia Nasional UKMP2DG. “Kalian harus mendapatkan manfaat yang dapat merubah semangat kalian menjadi lebih baik lagi. Ada ratusan ribu di luar sana dokter gigi yang telah lulus uji kompetensi, dan saya yakin kalian mampu menjadi bagiannya, “ ungkap drg. Budiono.

 

 

FKG Unimus Jalin Kerjasama Dengan Univerisiti Kebangsaan Malaysia

Semarang | Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) bersama International Relationship Office (IRO) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menjalin kerja sama internasional dengan universitas besar di negara Malaysia, yaitu Universiti Kebangsaan Malaysia (National University of Malaysia). Kegiatan tersebut tertuang dalam penandatangan Letter of Intent (LoI) and International General Lecture di Aula RSGM, Minggu (21/10/2018). Kerja sama internasional diikuti pula oleh 9 (sembilan) perguruan tinggi lain dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti UMS (Surakarta), UMY (Yogyakarta), Unissula (Semarang), Unjani (Cimahi), Universitas Mahasaraswati (Denpasar), UHT (Surabaya), Universitas Yarsi (Jakarta), UNUD (Denpasar) serta UNSRI (Palembang).

 

Dekan FKG Unimus drg. Budiono, M.Pd usai menandatangai Letter of Intent (LoI)

 

Untuk sesi International General Lecture, pihak Universiti Kebangsaan Malaysia menghadirkan 3 (tiga) pembicara sekaligus yaitu Prof. Tuti Ningseh Binti Mohd Dom, Dr. Alinda Binti Mahyuddin, dan Dr. Yew Hsu Zenn.  Prof. Tuti Ningseh menjelaskan tema terkait leadership, Dr. Alinda Binti Mahyuddin menjelaskan tentang Managing Child Dental Patients, serta tema Student Mobility dibawakan oleh Dr. Yew Hsu Zenn. Kuliah umum diikuti oleh mahasiswa kedokteran gigi Unimus dari berbagai angkatan.

 

Suasana saat yaitu Prof. Tuti Ningseh Binti Mohd Dom memberikan materi Kepemimpinan

 

Hadir untuk mewakili Rektor Unimus, Drs. Samsudi Rahardjo, MM., MT (Wakil Rektor 3) untuk memberikan sambutan dan membuka acara. Drs. Samsudi menjelaskan bahwa dirinya bangga dengan FKG Unimus karena mengadakan kegiatan jejaring internasional sebagai peningkatan mutu pendidikan Unimus.  “Kerja sama internasional ini adalah salah satu upaya pengembangan diri FKG Unimus. Saya bangga mengingat FKG Unimus termasuk fakultas yang usianya tergolong masih baru namun sudah melakukan langkah nyata untuk internasionalisasi,’’ pungkasnya. Selain itu, Dekan FKG Unimus drg. Budiono, M.Pd menambahkan bahwa kerja sama internasional antara FKG Unimus dengan Universiti Kebangsaan Malaysia merupakan kegiatan selangkah lebih maju untuk memperluas jaringan dan pengetahuan ke luar negeri. Hal ini tentu menjadi bukti bahwa Unimus concern untuk mencapai visi berwawasan internasional.

 

Drs. Samsudi Rahardjo, MM., MT (Wakil Rektor 3) untuk memberikan sambutan dan membuka acara

 

Goes to PIMNAS 32, FKG Unimus Gelar Workshop PKM

Semarang | Bertempat di Aula RSGM (9/10/2018), Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang Unimus mengadakan kegiatan workshop penulisan proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) bagi mahasiswa angkatan 2016, 2017, dan 2018.  Kegiatan dilaksanakan  dengan tujuan memberikan bekal kepada mahasiswa supaya memiliki kemampuan menulis, mengkonsep ide kreatif serta menghasilkan Proposal PKM yang berkualitas. Mengusung tema “FKG Unimus Goes To PIMNAS 32” , workshop tersebut menghadirkan Eko Yulianto, Spd., M.Si. sebagai pembicaranya.

 

 

Dekan FKG, drg. Budiono mengungkapkan workshop ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa dalam menyongsong pengajuan proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) tahun 2019 mendatang yang diadakan oleh Dikti. “Mahasiswa FKG Unimus diharapkan aktif dan serius untuk melakukan penulisan serta pengajuan PKM yang setiap tahun diadakan oleh Kemenristek Dikti. PKM merupakan ajang bergengsi antar perguruan tinggi di Indonesia, sehingga menjadi indikator kualitas perguruan tinggi melalui karya ilmiahnya,” papar Dekan FKG.

 

 

Eko Yulianto, Spd., M.Si. memaparkan  kiat sukses penyusunan proposal PKM, yaitu dengan menggabungkan unsur-unsur seperti communication, collaboration, critical thingking, dan creativity. Selain itu, Eko juga memberikan salah satu metode agar PKM bisa lolos, yaitu dengan menggunakan model S.C.A.M.P.E.R (Subtitute, Combine, Adapt, Modify, Put to other uses, Eliminate, Rearange). Eko Yulianto merupakan salah satu dosen pembimbing di Unimus yang berhasil mengantarkan anak didiknya untuk maju ke PIMNAS 31 tahun 2018 di Yogyakarta (UNY). Mereka adalah mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unimus yang bergabung dengan 1.520 mahasiswa lain dari 136 perguruan tinggi di Indonesia dan berlaga dalam Pimnas pada 30 Agustus sampai 1 September  2018 lalu dengan PKM yang berjudul “Pop-Up Chemistry for Kids Menumbuhkan Critical Thinking & Pro Lingkungan”.

 

Tingkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi Anak, FKG Unimus Gelar Kuliah Umum Bersama International Medical University Malaysia

Semarang | Kesehatan mulut merupakan hal yang penting untuk dijaga demi kualitas hidup.  Salah satu kesehatan mulut adalah mengenai kesehatan gigi. Kesehatan gigi menjadi hal yang penting, khususnya bagi perkembangan anak. Salah satu masalah kesehatan mulut dengan prevalensi tertinggi pada anak adalah karies gigi. Karies gigi atau gigi berlubang merupakan penyakit pada jaringan keras gigi yang ditandai oleh rusaknya email dan dentin disebabkan oleh aktivitas metabolisme bakteri dalam plak yang menyebabkan terjadinya demineralisasi gigi. Demikian yang disampaikan oleh Dr. drg. Niekla Survia Andiesta, Sp. KGA dari International Medical University Malaysia dalam kegiatan General Lecture di Aula RSGM Unimus (13/08/2018). Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang tersebut mengusung tema “Endodontic For Children (Diagnosis, Treatment, and Follow Up)”.

 

drg. Budiono, M.Pd, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang saat memberikan sambutan

 

Karies gigi pada anak perlu mendapatkan perhatian karena akibat lebih lanjut dari karies gigi adalah rasa sakit yang dapat mengganggu kesehatan anak. Niekla menjelaskan bahwa keluhan seorang pasien (khususnya anak-anak) akan menentukan diagnosis terhadap masalah yang ada pada gigi mereka. “Oleh karenanya sebagai seorang dokter gigi nantinya, mahasiswa kedokteran Unimus harus peka terhadap kondisi pasien. Kalau ada orang tua yang membawa anak dengan keluhan sakit gigi, kalian harus dengan cepat dan tanggap. Sebagai seorang dokter gigi pertama-tama dapat melakukan pemeriksaan dengan cara mengajukan pertanyaan yang tepat, seperti riwayat penyakit, lokasi, keparahan, durasi, karakter dan stimulus yang menimbulkan nyeri,” ungkapnya.

 

Dr. drg. Niekla Survia Andiesta, Sp. KGA dari International Medical University Malaysia dalam kegiatan General Lecture di Aula RSGM Unimus

 

Alumni Universitas Padjajaran Bandung tersebut juga menambahkan bahwa pemeriksaan lain juga harus dilakukan seperti pemeriksaan wajah, jaringan keras dan lunak rongga mulut. Pemeriksaan visual meliputi observasi pembengkakan, pemeriksaan dengan kaca mulut dan sonde untuk melihat karies, ada tidaknya kerusakan restorasi, mahkota yang berubah warna, karies sekunder atau adanya fraktur.

 

 

Hadir pula dalam kuliah umum tersebut drg. Budiono, M.Pd selaku Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang. Dalam sambutannya drg. Budiono menyatakan bahwa dengan adanya kuliah umum dengan International Medical University Malaysia dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi mahasiswa kedokteran gigi Unimus baik untuk jenjang pendidikan maupun profesi.

 

 

FKG Unimus gelar Peresmian dan sosialisasi “Keluarga Binaan” Program Profesi Dokter Gigi

Semarang |  Sabtu (04/08/2018) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mengadakan peresmian dan sosialisasi untuk Kegiatan Pengabdian Masyarakat “Keluarga Binaan” Program Profesi Dokter Gigi. Bertempat di Aula RSGM Unimus, kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Sendangmulyo (Nuridin, SE) beserta masyarakat Sendangmulyo dan sekitarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, drg. Budiono, M.Pd selaku Dekan  Sabtu Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unimus menyatakan bahwa keluarga binaan Program Profesi Dokter Gigi merupakan suatu program yang memiliki semangat kebersamaan. “Program ini dilandasi dengan amanat Undang-undang. Apabila sampai masyarakat disekitar Unimus masih rendah tingkat kesehatan giginya kan aneh. Oleh karenanya program ini sebagai wujud pengabdian kami agar kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut dapat ditingkatkan,” terangnya.

Lebih lanjut, Budiono menjelaskan bahwa untuk mewujudkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat, harus dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga. “Sehingga pada tahun ini, kami akan memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota keluarga yaitu dengan kegiatan pengabdian masyarakat dengan program  1 keluarga dimonitoring oleh 1 dokter gigi muda dan 4 mahasiswa kedokteran gigi dan diadakan visitasi 1 bulan sekali,” tambahnya.

Untuk saat ini, FKG Unimus fokus terlebih dahulu terhadap permasalahan gigi dan mulut. Kedepannya FKG Unimus dapat menggandeng jurusan lain seperti kebidanan, analis gizi, keperawatan, dan lainnya sebagai kegiatan pengadian masyarakat guna meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan jasmani secara keseluruhan.

 

RSGM Unimus Adakan Kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

Tim Damkar Kota Semarang memberikan arahan kepada peserta pelatihan

Semarang | Dalam rangka untuk memenuhi salah satu syarat ijin operasional rumah sakit, pihak RSGM Universitas Muhammadiyah Semarang telah mengadakan kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran bersama dengan Dinas Kebakaran Kota Semarang (29/07/2018). Bertempat di K3 RSGM Unimus, kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta baik dari security kampus, mahasiswa, staff kependidikan, dosen, dan yang lainnya.

Hadir dalam pelatihan tersebut, drg. Bawa Adiwinarno, M.MedEd selaku Direktur RSGM Unimus, menerangkan bahwa pengetahuan terkait Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran sangat diperlukan. Tidak hanya persoalan ijin operasional saja, akan tetapi juga pengetahuan untuk seluruh SDM di RSGM Unimus untuk penanganan apabila suatu saat nanti ada musibah kebakaran terjadi. “Di rumah sakit ini kita bekerja pada keselamatan pasien, sehingga ketika hal-hal yang tidak diinginkan (kebakaran) terjadi, kita dapat memahami bagaimana cara penanggulangannya di lingkungan kerja rumah sakit,” ungkapnya.

Wakil Rektor III, Drs. Samsudi Rahardjo, MM. , MT juga turut menghadiri kegiatan pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, Samsudi menyatakan bahwa sebagai orang awam terhadap kebakaran, harus mengikuti pelatihan tersebut. “Tahu manajemen dan penanganan saat kondisi terburuk dalam accident kebakaran,” terangnya. Samsudi juga menjelaskan bahwa kontruksi bangunan di RSGM Unimus telah memperhatikan keamanan dan keselamatan kerja. Pihak RSGM Unimus telah menyiapkan pemadam kebakaran dan sistem pengamanan untuk mencegah terjadinya kebakaran. Sistem penyiram dipasang di seluruh bagian bangunan. Sistem ini ada di setiap lantai.

Pihak Dinas Kebakaran Kota Semarang sendiri menjelaskan bahwa kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran, pada umumnya masih dirasakan sangat kurang, khususnya untuk masyarakat di Indonesia. Sehingga masih seringkali terjadi kejadian kebakaran yang selalu mengakibatkan banyak kerugian. Untuk mencegah kejadian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat pengetahuan tentang api yang memadai. Karena itulah diperlukan pelatihan ini. Banyak faktor yang bisa mempercepat terjadinya bahaya api atau kebakaran bahkan ledakan, faktor-faktor tersebut kadang-kadang kurang diperhatikan oleh kebanyakan orang, padahal upaya pencegahan kebakaran lebih mudah dan lebih murah, dibandingkan upaya penanggulangannya.  Selain itu juga petugas dari Dinas Kebakaran Kota Semarang yang melatih juga mengenalkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sehingga saat terjadi kebakaran semua yang ada di RSGM Unimus dapat menggunakan alat tersebut.

 Reportase UPT Kehumasan & Protokoler