Author Archives: admin

Tingkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi Anak, FKG Unimus Gelar Kuliah Umum Bersama International Medical University Malaysia

Semarang | Kesehatan mulut merupakan hal yang penting untuk dijaga demi kualitas hidup.  Salah satu kesehatan mulut adalah mengenai kesehatan gigi. Kesehatan gigi menjadi hal yang penting, khususnya bagi perkembangan anak. Salah satu masalah kesehatan mulut dengan prevalensi tertinggi pada anak adalah karies gigi. Karies gigi atau gigi berlubang merupakan penyakit pada jaringan keras gigi yang ditandai oleh rusaknya email dan dentin disebabkan oleh aktivitas metabolisme bakteri dalam plak yang menyebabkan terjadinya demineralisasi gigi. Demikian yang disampaikan oleh Dr. drg. Niekla Survia Andiesta, Sp. KGA dari International Medical University Malaysia dalam kegiatan General Lecture di Aula RSGM Unimus (13/08/2018). Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang tersebut mengusung tema “Endodontic For Children (Diagnosis, Treatment, and Follow Up)”.

 

drg. Budiono, M.Pd, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang saat memberikan sambutan

 

Karies gigi pada anak perlu mendapatkan perhatian karena akibat lebih lanjut dari karies gigi adalah rasa sakit yang dapat mengganggu kesehatan anak. Niekla menjelaskan bahwa keluhan seorang pasien (khususnya anak-anak) akan menentukan diagnosis terhadap masalah yang ada pada gigi mereka. “Oleh karenanya sebagai seorang dokter gigi nantinya, mahasiswa kedokteran Unimus harus peka terhadap kondisi pasien. Kalau ada orang tua yang membawa anak dengan keluhan sakit gigi, kalian harus dengan cepat dan tanggap. Sebagai seorang dokter gigi pertama-tama dapat melakukan pemeriksaan dengan cara mengajukan pertanyaan yang tepat, seperti riwayat penyakit, lokasi, keparahan, durasi, karakter dan stimulus yang menimbulkan nyeri,” ungkapnya.

 

Dr. drg. Niekla Survia Andiesta, Sp. KGA dari International Medical University Malaysia dalam kegiatan General Lecture di Aula RSGM Unimus

 

Alumni Universitas Padjajaran Bandung tersebut juga menambahkan bahwa pemeriksaan lain juga harus dilakukan seperti pemeriksaan wajah, jaringan keras dan lunak rongga mulut. Pemeriksaan visual meliputi observasi pembengkakan, pemeriksaan dengan kaca mulut dan sonde untuk melihat karies, ada tidaknya kerusakan restorasi, mahkota yang berubah warna, karies sekunder atau adanya fraktur.

 

 

Hadir pula dalam kuliah umum tersebut drg. Budiono, M.Pd selaku Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang. Dalam sambutannya drg. Budiono menyatakan bahwa dengan adanya kuliah umum dengan International Medical University Malaysia dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi mahasiswa kedokteran gigi Unimus baik untuk jenjang pendidikan maupun profesi.

 

 

FKG Unimus gelar Peresmian dan sosialisasi “Keluarga Binaan” Program Profesi Dokter Gigi

Semarang |  Sabtu (04/08/2018) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mengadakan peresmian dan sosialisasi untuk Kegiatan Pengabdian Masyarakat “Keluarga Binaan” Program Profesi Dokter Gigi. Bertempat di Aula RSGM Unimus, kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Sendangmulyo (Nuridin, SE) beserta masyarakat Sendangmulyo dan sekitarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, drg. Budiono, M.Pd selaku Dekan  Sabtu Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unimus menyatakan bahwa keluarga binaan Program Profesi Dokter Gigi merupakan suatu program yang memiliki semangat kebersamaan. “Program ini dilandasi dengan amanat Undang-undang. Apabila sampai masyarakat disekitar Unimus masih rendah tingkat kesehatan giginya kan aneh. Oleh karenanya program ini sebagai wujud pengabdian kami agar kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut dapat ditingkatkan,” terangnya.

Lebih lanjut, Budiono menjelaskan bahwa untuk mewujudkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat, harus dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga. “Sehingga pada tahun ini, kami akan memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota keluarga yaitu dengan kegiatan pengabdian masyarakat dengan program  1 keluarga dimonitoring oleh 1 dokter gigi muda dan 4 mahasiswa kedokteran gigi dan diadakan visitasi 1 bulan sekali,” tambahnya.

Untuk saat ini, FKG Unimus fokus terlebih dahulu terhadap permasalahan gigi dan mulut. Kedepannya FKG Unimus dapat menggandeng jurusan lain seperti kebidanan, analis gizi, keperawatan, dan lainnya sebagai kegiatan pengadian masyarakat guna meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan jasmani secara keseluruhan.

 

RSGM Unimus Adakan Kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

Tim Damkar Kota Semarang memberikan arahan kepada peserta pelatihan

Semarang | Dalam rangka untuk memenuhi salah satu syarat ijin operasional rumah sakit, pihak RSGM Universitas Muhammadiyah Semarang telah mengadakan kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran bersama dengan Dinas Kebakaran Kota Semarang (29/07/2018). Bertempat di K3 RSGM Unimus, kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta baik dari security kampus, mahasiswa, staff kependidikan, dosen, dan yang lainnya.

Hadir dalam pelatihan tersebut, drg. Bawa Adiwinarno, M.MedEd selaku Direktur RSGM Unimus, menerangkan bahwa pengetahuan terkait Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran sangat diperlukan. Tidak hanya persoalan ijin operasional saja, akan tetapi juga pengetahuan untuk seluruh SDM di RSGM Unimus untuk penanganan apabila suatu saat nanti ada musibah kebakaran terjadi. “Di rumah sakit ini kita bekerja pada keselamatan pasien, sehingga ketika hal-hal yang tidak diinginkan (kebakaran) terjadi, kita dapat memahami bagaimana cara penanggulangannya di lingkungan kerja rumah sakit,” ungkapnya.

Wakil Rektor III, Drs. Samsudi Rahardjo, MM. , MT juga turut menghadiri kegiatan pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, Samsudi menyatakan bahwa sebagai orang awam terhadap kebakaran, harus mengikuti pelatihan tersebut. “Tahu manajemen dan penanganan saat kondisi terburuk dalam accident kebakaran,” terangnya. Samsudi juga menjelaskan bahwa kontruksi bangunan di RSGM Unimus telah memperhatikan keamanan dan keselamatan kerja. Pihak RSGM Unimus telah menyiapkan pemadam kebakaran dan sistem pengamanan untuk mencegah terjadinya kebakaran. Sistem penyiram dipasang di seluruh bagian bangunan. Sistem ini ada di setiap lantai.

Pihak Dinas Kebakaran Kota Semarang sendiri menjelaskan bahwa kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran, pada umumnya masih dirasakan sangat kurang, khususnya untuk masyarakat di Indonesia. Sehingga masih seringkali terjadi kejadian kebakaran yang selalu mengakibatkan banyak kerugian. Untuk mencegah kejadian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat pengetahuan tentang api yang memadai. Karena itulah diperlukan pelatihan ini. Banyak faktor yang bisa mempercepat terjadinya bahaya api atau kebakaran bahkan ledakan, faktor-faktor tersebut kadang-kadang kurang diperhatikan oleh kebanyakan orang, padahal upaya pencegahan kebakaran lebih mudah dan lebih murah, dibandingkan upaya penanggulangannya.  Selain itu juga petugas dari Dinas Kebakaran Kota Semarang yang melatih juga mengenalkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sehingga saat terjadi kebakaran semua yang ada di RSGM Unimus dapat menggunakan alat tersebut.

 Reportase UPT Kehumasan & Protokoler

47 Mahasiswa FKG Unimus Ikuti International Student Mobility Ke Malaysia

Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi menyerahkan surat tugas kepada perwakilan mahasiswa FKG

Semarang │Unimus (09/07/2018) Sejumlah 47 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) terlibat dalam kegiatan internasional dengan mengikuti International Student Mobility ke Malaysia. Mahasiswa dilepas oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Prof. Dr. Masrukhi, MPd didampingi Wakil Rektor I Dr. Sri Darmawati, M.Si, Wakil Rektor II Dr. Sri Rejeki, M.Kep, SpMat, Wakil Rektor III Drs. Samsudi Raharjo, Direktur International Relationship Office (IRO) Unimus Moh. Yusuf, PhD dan Dekan FKG Drg. Budiono, M.Pd. Pelepasan dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan doa pagi Senin (09/07) di taman Unimus.

Ke- 47 mahasiswa semester 8 FKG tersebut akan mengikuti kegiatan International Elective Program di University of Malaya (UM) dan International Medical University (IMU) Malaysia mulai 16 sampai 20 Juli 2018. Disampaikan oleh Dekan FKG bahwa dasar kegiatan intenational student mobility adalah implementasi kegiatan internasional dan kebutuhan pembelajaran blok 24 di Program Studi Kedokteran gigi FKG. “Kegiatan ini sebagai penurunan visi FKG sebagai kedokteran keluarga yang unggul dengan mengoptimalkan upaya preventif. Kita akan membekali mahasiswa program sarjana tentang bagaiamana perkembangan teknologi terkini dalam kedokteran gigi” papar Drg. Budiono. “Selama di Malaysia mahasiswa akan mengikuti clinical class tentang tentang Forensic Dentistry juga dapat belajar di laboratorium tentang upaya-upaya penanganan permasalahan gigi. Dalam kegiatan praktek elektif nanti mahasiswa akan mendapatkan tambahan materi tentang perawatan pada anak menggunakan anestesi inhalasi dan mendapatkan kesempatan untuk praktikum dengan peralatan yang berteknologi tinggi” tambahnya. “Kegiatan ini juga merupakan ajang bagi FKG Unimus untuk mulai mensyiarkan diri di kancah pendidikan dokter gigi di dalam dan luar negeri. Diharapkan mahasiswa juga memiliki pandangan yang luas tentang kedokteran gigi minimal di tingkat Asia, juga dapat menstimulasi ketertarikan belajar lebih lanjut tentang kedokteran gigi” jelasnya. “Agenda lebih lanjut juga akan dilakukan realisasi student mobility mahasiswa dari University of Malaya (UM) dan International Medical University (IMU) Malaysia ke FKG Unimus” pungkasnya.

Ke-47 mahasiswa FKG bersiap mau berangkat ke Malaysia

Pada kesempatan itu Rektor menyampaikan bahwa International Student Mobility yang diprogramkan secara rutin oleh Unimus dalam rangka sharing keilmuan dalam bidang kedokteran gigi yang nantinya akan bermanfaat untuk para mahasiswa bagaimana mereka dapat meningkatkan profesionalismenya sebagai lulusan Unimus. “Mahasiswa FKG Unimus perlu belajar tukar pengalaman dengan teman dari luar negara dan dengan teman di Indonesia tentang seputar keilmuan kedokteran gigi yang mendukung pengembangan dokter gigi yang profesional” tambah Rektor. “Selama ini kerjasama yang intens antara Unimus dengan berbagai Perguruan Tinggi di Luar negeri di intensifkan dalam rangka visi internasionalisasi. Harapannya lulusan Unimus siap menghadapi pasar global artinya bisa bekerja tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia” tandas Rektor.

Reportase UPT Humas dan Protokoler

Tingkatkan Penelitian, FKG Gelar Training of Trainer Penulisan Karya Ilmiah

Semarang | (11/05/2018) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang menggelar training of trainer metodelogi penelitian dan penulisan karya ilmiah bagi tenaga pendidik untuk meningkatkan penelitian dibidang keilmuan kedokteran gigi. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Rapat Kampus 2 Unimus. Menghadirkan narasumber Dr. Sayono, SKM, M.Kes(Epid) yang merupakan peneliti dan dosen dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Unimus.

Peserta Kegiatan Training of Trainer

Dekan FKG (drg. Budiono, M.Pd) membuka kegiatan ini yang rencana diikuti oleh 24 tenaga pendidik. Beliau menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan para trainer dalam membimbing mahasiswa saat pembuatan karya tulis ilmiah. Selain itu kegiatan ini juga dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi para tenaga pendidik dalam pembuatan proposal penelitian.

Dekan FKG (drg. Budiono, M.Pd) Membuka Kegiatan Training of Trainer

Dekan FKG (drg. Budiono, M.Pd) Membuka Kegiatan Training of Trainer

Dalam kegiatan ini Dr. Sayono, SKM, M.Kes(Epid) menyampaikan bahwa tidak sedikit peneliti yang kurang paham dan melakukan kesalahan dalam melakukan penelitian. Kekurangpahaman tersebut dapat disebabkan karena beberapa hal, salah satunya adalah kurangnya dalam membaca referensi baik dari jurnal maupun buku. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa kesalahan kausal juga banyak dilakukan oleh kebanyakan peneliti. Hal ini menyebabkan penelitian yang dilakukan menjadi kurang tepat untuk dijadikan artikel ilmiah.

 

Dr. Sayono, SKM, M.Kes(Epid) saat memaparkan materi tentang penulisan artikel ilmiah

Dr. Sayono, SKM, M.Kes(Epid) saat memaparkan materi tentang penulisan artikel ilmiah

Narasumber juga menyampaikan kiat-kiat bagaimana menyusun proposal penelitian dengan baik dan benar. Salah satu yang beliau sampaikan adalah teknik parafrase. “Parafrase merupakan cara membaca, mencerna isi, dan menuliskan kembali suatu karya ilmiah supaya bebas plagiarisme” ujar beliau. Selain itu beliau juga menyarankan untuk memperbanyak mengikuti seminar, temu ilmiah, dan membaca laporan penelitian untuk meningkatkan wawasan dalam menentukan apa yang akan diteliti.

Reportase TIK

Alhamdulillah Program Pendidikan Dokter Gigi Unimus Telah Terakreditasi “B”

Mahasiswa program pendidikan dokter gigi Unimus

Semarang │UNIMUS (04/06/2018) Program Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) telah terakreditasi “B” oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes). Peringkat Akreditasi “B” untuk Sarjana Kedokteran Gigi Unimus tertuang dalam SK nomer 0331/LAM PTKes/Akr/Sar/V/2018, sementara itu peringkat akreditasi “B” untuk Profesi Dokter Gigi Unimus tertuang dalam SK nomer 0332/LAM PTKes/Akr/Pro/V/2018 berlaku selama lima tahun mulai 25 Mei 2018 sampai 25 Mei 2023. Kegiatan visitasi akreditasi Pendidikan Dokter Gigi Unimus telah dilaksanakan pada tanggal 03-04 Mei 2018 lalu, menghadirkan tiga assesor LAM PT-Kes yaitu Prof. Dr. Drg. Tri Erri Astoeti, M.Kes (USAKTI), Prof. Dr.drg. Chiquita Prahasanti, Sp.Perio (K) dari UNAIR dan Dr. drg. Hendra Dian Aditya, Sp.KG (K) dari UNPAD.

Disampaikan oleh Dekan FKG drg. Budiono, M.Pd bahwa capaian hasil akreditasi FKG bukan hanya hasil kerja FKG namun hasil kerja dan sinergisitas bersama Unimus secara keseluruhan. “Capaian hasil akreditasi menjadi pemacu untuk pengelolaan FKG yang lebih baik lagi” tambahnya.  Wakil Rektor I Unimus Dr. Sri Darmawati, M.Si menambahkan bahwa dengan capaian akreditasi B ini FKG berhak menerima mahasiswa baru sejumlah 50 orang.

Program Pendidikan Dokter Gigi Unimus yang memiliki visi “Menjadi penyelenggara pendidikan dokter gigi insan mulia, berbasis teknologi dan berdaya saing internasional pada tahun 2030” diharapkan diharapkan semakin meningkatkan kualitas dan semakin unggul, menyusul hasil akreditasi B yang telah diperoleh. Pencapaian hasil akreditasi yang baik akan semakin memotivasi untuk akrediatasi ulang Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) untuk mendapatkan hasil akreditasi. Hasil akreditasi FKG juga akan semakin melengkapi semboyan Unimus untuk menjadi “A University for the excellence”.

Reportase UPT Humas & Protokoler

Visitasi Akreditasi Program Pendidikan Dokter Gigi Unimus

Asesor melakukan kunjungan lapangan didampingi Wakil Rektor I, Ketua LPPPM dan Dekan FKG

Unimus │Kamis-Sabtu tanggal 03-04 Mei 2018 Program Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) melaksanakan visitasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes). Kegiatan visitasi Pendidikan Dokter ini merupakan kegiatan reakreditasi program studi.

Mewakili LAM PT-Kes hadir tiga asesor yaitu Prof. Dr. Drg. Tri Erri Astoeti, M.Kes (USAKTI), Prof. Dr.drg. Chiquita Prahasanti, Sp.Perio (K) dari UNAIR dan Dr. drg. Hendra Dian Aditya, Sp.KG (K). Ketiga asesor diterima di rektorat Unimus oleh Rektor (Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd.), Wakil Rektor I (Dr. Sri Darmawati, M.Si.), Wakil Rektor II (Dr. Sri Rejeki, M.Kep., Sp.Mat.), Wakil Rektor III (Drs. Samsudi Raharjo, MM, MT) dan seluruh  jajaran pimpinan Fakultas dan Program Studi sebelum memulai kegiatan assesmen lapangan.

Paparan profil FKG Unimus oleh Dekan Fakultas Kedoktera Gigi (drg. Budiono, M.Pd)

Dalam sambutannya Rektor Unimus Prof. Masrukhi menyampaikan bahwa untuk menginternasilasikan visi FKG maka tidak hanya bahasanya saja yang internasional tapi konten kurikulum dan proses belajar bertaraf internasional. “Kurikulum FKG harus bisa mengadopsi kurikulum yang berstandar internasional sehingga lulusan FKG Unimus bisa bertanding dan bersanding di kancah internasional” papar Rektor. Diupayakan juga kegiatan bersama dalam hal keilmuan dengan institusi lain di luar negeri. Adanya student mobility dengan mengirimkan mahasiswa mahasiswa untuk belajar dan training ke luar negeri, juga menerima mahasiswa asing untuk belajar di Unimus” tambah Prof. Masrukhi.

Rektor Unimus, Wakil Rektor I dan para pimpinan FKG Unimus berfoto bersama asesor LAM PT-Kes usai penandatanganan berita acara visitasi

Kegiatan assesmen lapangan bertujuan untuk melakukan klarifikasi data dari borang yang telah dikirim dengan bukti fisik program studi. Visitasi hari pertama diawali oleh paparan fakultas oleh Dekan Fakultas Kedokteran (drg. Budiono, M.Pd) dan diskusi dengan pimpinan Universitas, pimpinan fakultas dan pimpinan program studi.  Dalam diskusi dengan pimpinan Unimus dan pimpinan FKG salah satu asesor Prof. Dr. Chiquita memaparkan bahwa visi FKG Unimus sangat baik dan perlu dipertimbahkan bagaimana agar visi membawa dokter gigi kita untuk bisa di terima secara internasional, perlu di pertimbangkan. Berikutnya dilanjutkan dengan checking bukti fisik. Visitasi lapangan hari ke dua dengan peninjauan fasilitas sarana prasarana yang meliputi Rumah Sakit Homebased di Rumah Sakit Umum Daerah KRMT Wogsonegoro dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unimus yang dijadikan lahan praktek mahasiswa. Assesmen lapangan dilanjutkan dengan peninjauan ke ruang kelas, laboratorium, perpustakaan diakhiri dengan paparan hasil asesment lapangan oleh asesor.

Program Pendidikan Dokter Unimus yang memiliki visi “Menjadi penyelenggara pendidikan dokter gigi insan mulia, berbasis teknologi dan berdaya saing internasional pada tahun 2030” diharapkan mendapatkan hasil yang maksimal, menyusul hasil akreditasi A dan B oleh program studi lain di Unimus. Pencapaian hasil akreditasi Program Pendidikan Dokter Gigi yang baik akan semakin melengkapi kredo Unimus untuk menjadi “A University for the excellence”.

Reportase UPT Humas & Protokoler

FKG Gelar Basic Life Support for Dental Practice

Semarang | (12/05/2016) Fakultas Kedokteran Gigi Unimus mengadakan pelatihan Basic Life Support for Dental Practice. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang 407 dan 408, lantai 4 Gedung Nursing Research Centre (NRC) Unimus dengan narasumber dari AGD 118 Jakarta. Peserta yang mengikuti short course ini terdiri dari 47 mahasiswa dan 4 staff pendidik.

Pemberian materi pembekalan kepada peserta pelatihan

Kegawatdaruratan medik dibidang  kedokteran gigi merupakan sebuah kasus yang dapat dijumpai dalam proses perawatan gigi. Walaupun insidensi kasus menurun dalam beberapa waktu ini, namun dokter gigi harus tetap mampu untuk melakukan penanganan agar tidak berlanjut menimbulkan resiko yang fatal. Oleh karena itu, diperlukan adanya upgrading skills demi membekali para dokter gigi agar mampu memberi perawatan pertama kegawatdaruratan medik, terutama dibidang kedokteran gigi, sebagai bekal dalam pelaksanaan praktek kedokteran gigi sehari – hari.

Pemberian materi praktek menggunakan AED

Pada kegiatan ini, trainer AGD 118 (Ns. Ahmad Mustofa, M.Kep dan Ns. Chanif MNS) menyampaikan 2 materi yaitu tentang monitoring dan evaluasi, serta Basic Life Support. Monitoring dan evaluasi merupakan poin dasar guna menilai derajat keparahan yang ditimbulkan pada pasien akibat gangguan keseimbangan pada kasus kegawatdaruratan medik. Langkah ini penting untuk dipahami dan digunakan sebagai bekal untuk terjun di tengah masyarakat guna mampu dengan cepat mengidentifikasi adanya kondisi tertentu yang dapat mengancam jiwa. Sedangkan Basic Life Support adalah tindakan penanganan yang dilakukan dengan sesegera mungkin dan bertujuan untuk menghentikan proses menuju kematian. Tujuan utamanya adalah guna melindungi organ vital seperti otak dari kerusakan yang irreversibel akibat hipoksia akibat peredarah darah yang tidak adekuat ke organ tersebut. Hal ini harus segera dilakukan karena bila terlambat dalam memberi penanganan, maka dapat mengancam jiwa pasien.

Penilaian kemampuan peserta dalam melakukan transport korban

Dalam short couse ini, diharapkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang dapat belajar dan mempraktekan bagaimana penanganan kasus kegawatdaruratan medik bidang kedokteran gigi yang perlu diintervensi sesegera mungkin, salah satunya dengan identifikasi monitoring dan evaluasi kondisi pasien serta pemberian perawatan Basic Life Support. Bekal ini penting untuk mereka sebelum terjun melanjutkan studi dalam program profesi kedokteran gigi pada proses pendidikan profesi.

Dukung Karakter Insan Mulia, FKG mengadakan Shalat Tarawih dan Tadarus Al-Quran Bersama

Dekan FKG bertindak sebagai Khatib

Semarang | (16/05/2018) Fakultas Kedokteran Gigi mengadakan kegiatan tarawih dan Tadarus Al Quran bersama di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unimus. Kegiatan ini diinisiasi oleh Unit Kedokteran Gigi Islami sebagai salah satu bentuk perwujudan karakter insan mulia guna meningkatkan iman dan semangat dalam menyambut bulan Suci Ramadhan untuk segenap civitas akademika di lingkungan FKG Unimus.

Jamaah sholat Isya dan Tarawih

Kegiatan ini dimulai dengan shalat Isya dan Tarawih berjamaah lalu dilanjut Tadarus Al Quran bersama. Bertindak sebagai imam dan narasumber khutbah adalah drg. Budiono, M.Pd selaku Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unimus. Tema yang dibawakan dalam cerama khutbah tersebut adalah “Semangat Ramadhan Menuju FKG UNIMUS yang Bermutu dengan Meningkatkan Kebersamaan”. Kegiatan ini diikuti sebanyak 117 peserta yang terdiri dari mahasiswa, staff pendidik dan staff kependidikan.

Tadarus Al-Quran Bersama

Tadarus Al Quran BersamaKegiatan diakhiri dengan kegiatan Tadarus Al Quran bersama, dimana peserta dibagi dalam 30 kelompok untuk melakukan khatam Al – Qur’an. Kegiatan ini berlangsung dengan khitmat dan lancar lalu ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama.

BEM dan Dental Rescue FKG Gelar FORAMEN 2018

Seorang anak kooperatif dilakukan pemeriksaan oleh mahasiswa

Semarang │(29/04/2018) Departemen Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) bekerjasama dengan Dental Rescue FKG Unimus melaksanakan kegiatan pengabdian mayarakat berupa bakti sosial (Baksos) pada Minggu 29 April 2018. Kegiatan yang diketuai oleh Ariqo Jauza Ulhaq diberi nama FORAMEN 2018 (Fakultas Kedokteran Gigi Unimus Mengabdi) diselenggarakan sebagai wujud implementasi pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.  Kegiatan FORAMEN 2018 masuk dalam rangkaian dies natalis FKG Unimus yang jatuh setiap tanggal 18 April.

Mahasiswa melakukan edukasi kesehatan gigi pada anak

Dikemukakan oleh Irfan dari Departemen Komunikasi BEM FKG bahwa FORAMEN 2018 adalah program kerja dari departemen pengdian masyarakat BEM FKG Unimus berkolaborasi dengan Dental Rescue FKG Unimus berupa bakti sosial meliputi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, sikat gigi bersama dan tindakan preventif berupa pit dan Fissure Sealent. “Fissure sealant itu perawatan preventif (pencegahan) dengan cara meletakkan bahan pada pit dan fisura gigi yang bertujuan untuk mencegah proses karies gigi” tambahnya.  “Tujuannya kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut pada anak dalam rangka mewujudkan Indonesia Bebas Karies 2030” pungkas Irfan.

Tim Departemen Pengabmas dan Dental Rescue FKG melakukan pemeriksaan gigi anak

Bertempat di TPQ Nurul Qoyyimah Ronggo Warsito RT 03 RW 01, Tanjungmas, Semarang  FORAMEN 2018 melakukan pengabdian masyarakat pada 75 anak. Masyarakat memberikan respon positif terhadap kegiatan yang diselenggarakan BEM FKG, anak-anak antusias untuk mendengarkan penyuluhan dan dilakukan pemeriksaan gigi.  Selama ini BEM FKG Unimus telah secara rutin melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat  berupa penyuluhan, pemeriksaan indeks karies gigi, dan sikat gigi bersama

Reportase UPT Humas dan Departemen Komunikasi BEM FKG