Author Archives: admin

FKG Unimus Berkunjung ke Universiti Kebangsaan Malaysia dalam Tindak Lanjut Kerjasama

Malaysia | 2 Desember 2018, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang yang diwakili oleh drg. Budiono, M.Pd. (Dekan) dan drg. Hayyu Failasufa (Ka Prodi S1 Kedokteran Gigi) berkunjung ke Fakulti Pergigian Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dalam menindaklanjuti kerjasama LoI yang telah ditandatangani pada tanggal tanggal 21 Oktober 2018. Pada kegiatan ini membahas tentang program-program apa saja yang akan dilakukan dalam kerjasama antar kedua institusi tersebut. Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh  Mohd Akmal Harith dan Megat Syariffudin selaku Wakil PKP UKM.

(Dari kiri) drg. Hayyu Failasufa, drg. Budiono, M.Pd, dan Prof. Tuti Ningseh Binti Mohd Dom
Penyerahan Cendara Mata dari Fakulti Pergigian UKM kepada FKG Unimus

Tim Monev Konsil Kedokteran Indonesia Lakukan Kunjungan ke FKG Unimus

Semarang | Standar Pendidikan Profesi Dokter/Dokter Gigi adalah pendidikan profesi yang dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan sistem pendidikan nasional. Sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) mempunyai tugas melakukan registrasi dokter dan dokter gigi, mengesahkan standar pendidikan, dan melakukan pembinaan dalam rangka penjaminan mutu dan perlindungan pada masyarakat sebagai penerima pelayanan kedokteran/kedokteran gigi.

 

drg. Budiono, M.Pd selaku Dekan FKG Unimus saat membuka acara monev

 

Dalam rangka penerapan standar pendidikan tersebut, Tim Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Implementasi Standar Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter Gigi di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (06/12/2018). Acara yang berlangsung di Aula RSGM Unimus tersebut menghadirkan Tim Konsil Kedokteran Indonesia yakni Prof. drg. Armasastra Bahar, Ph.D (Ketua Konsil Kedokteran Indonesia), drg. Grace Virginia Gumuruh, MM, Sp. KG (Divisi Standar Pendidikan Profesi Dokter Gigi), serta drg. Yulianti Kemal, Sp. Perio (K) (Anggota Pokja Divisi Standar Pendidikan Profesi Dokter Gigi). Kunjungan KKI tersebut bertujuan untuk mendapatkan informasi penerapan standar pendidikan dan standar kompetensi profesi dokter gigi serta kemungkinan-kemungkinan kendala yang dihadapi oleh FKG Unimus.

 

suasana saat pemaparan materi standar pendidikan

 

Mengawali Proses Monitorng, drg. Budiono, M.Pd selaku Dekan FKG Unimus membuka acara tersebut dan dilanjutkan dengan memaparkan hal-hal terkait penerapan standar pendidikan serta tantangan di FKG Unimus. “Dengan adanya kunjungan tim KKI untuk melakukan proses monitoring dan evaluasi pendidikan ini, menjadi hal yang penting karena kami mencetak lulusan dokter gigi yang kelak terjun ke masyarakat. Sehingga sebagai bentuk tanggung jawab, kami harus menerapkan standar pendidikan maupun standar kompetensi dokter gigi sesuai dengan peraturan perundangan. Dan pada kunjungan monev ini kami berharap, dapat menerima masukan serta arahan agar FKG Unimus menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya,” ungkapnya. Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi antara Tim Monev KKI dengan FKG Unimus kemudian meninjau secara langsung sarana dan prasarana pendidikan serta RSGM Unimus.

 

yakni Prof. drg. Armasastra Bahar, Ph.D (Ketua Konsil Kedokteran Indonesia) saat meninjau secara langsung sarana dan prasarana

 

Peduli Kesehatan, FKG Unimus Kampanyekan Gigi Sehat

Semarang | (18/11/2018) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang ikut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Kesehatan Nasional 2018 dan Rapat Kerja Nasional PDGI 2019. Kegiatan dilaksanakan di Jalan Pahlawan Semarang bertepatan acara Car Free Day berlangsung. Menggandeng pula organisasi lain seperti Persatuan Dokter Gigi (PDGI) Semarang, FKG Unissula, FKG Undip, serta BPJS Kesehatan, pihak FKG Unimus mendelegasikan 20 mahasiswa Profesi Kedokteran Giginya. Mengusung tema Senyum Sehat Untuk Semarang Hebat, kegiatan diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan serta pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gigi. Selain itu, ada pula sosialisasi “Game Edukasi Adventure Of Gigi”, “Alarm Gigi”, serta “Kuis Kesehatan Gigi”. Ditambah lagi, tersedia mobil pemeriksaan untuk pengobatan gigi anak-anak secara gratis.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dekan FKG Unimus drg. Budiono, M.Pd. Ada tiga harapan dari drg. Budiono terkait kegiatan kampanye gigi sehat tersebut. Pertama, peningkatan kesehatan gigi dan mulut masyarakat melalui edukasi tentang bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar serta akibat-akibat apa saja yang ditimbulkan apabila kebersihan gigi dan mulut tidak dijaga. Kedua merupakan sarana pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk implementasi dari tri dharma perguruan tinggi, dan ketiga sebagai sarana memperkenalkan FKG Unimus kepada masyarakat. “InsyaAlloh kedepan akan semakin kita tingkatkan kegiatan-kegiatan seperti ini untuk meningkatkan kebermanfaatan FKG Unimus bagi peningkatan kesehatan gigi dan mulut masyarakat, khususnya di kota Semarang, “ ujarnya.

Salah satu mahasiswa profesi dokter gigi Unimus, Moh. Danil Ahsan Murdiputra, S.K.G. juga menambahkan bahwa sudah sepatutnya seorang mahasiswa yang baik adalah menjalankan tri darma perguruan tinggi yang salah satu dari darma tersebut adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat. “Keikutsertaan mahasiswa FKG dalam mengkampanyekan gigi sehat merupakan wujud nyata dari nilai pengabdian masyarakat khususnya dalam bidang kedokteran gigi. Karena kampanye bersifat promotif, sehingga tindakan tersebut bersifat mencegah dan mengedukasi betapa pentingnya kesehatan gigi dan mulut sebagai indikator kualitas hidup tiap-tiap individu. Upaya promotif yang berhasil akan membuahkan prevalensi penyakit yang rendah, sehingga peran mahasiswa sangat penting dalam kampanye tentang kesehatan gigi,“ jelasnya.

Sosialisasi Uji Kompetensi Program Profesi Dokter Gigi Unimus

Semarang | Kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia. Dalam memenuhi kebutuhan dasar tersebut, profesi Dokter gigi sebagai salah satu pelaku pelayanan kesehatan gigi utama harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang handal serta memiliki integritas etika untuk mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan gigi bermutu. Dalam rangka memenuhi kebutuhan profesi dokter gigi yang profesional, maka proses pendidikan menjadi faktor yang sangat menentukan.

 

 

Untuk menjembatani hal tersebut, FKG Unimus melakukan pembinaan melalui Sosialisasi Uji Kompetensi Program Profesi Dokter Gigi yang diselenggarakan pada Senin (22/10/2018) di Aula RSGM Unimus. Menghadirkan pembicara Dr. drg. Kosterman Usri, MM selaku Panitia Nasional UKMP2DG, sosialisasi tersebut mengusung tema “Meraih Sukses UKMP2DG” dan diikuti oleh mahasiswa profesi kedokteran gigi Unimus. Hal ini dilakukan untuk menjamin mutu lulusan program pendidikan dokter gigi di Unimus, dimana harus sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) sebagaimana amanat UU RI Nomor 20  Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran/Kedokteran Gigi.

 

 

Hadir untuk memberikan sambutan, Dekan FKG Unimus drg. Budiono, M.Pd. Dalam sambutannya, drg. Budiono berharap bahwa mahasiswa profesi kedokteran gigi harus mampu menyerap ilmu dari hasil sosialisasi bersama Panitia Nasional UKMP2DG. “Kalian harus mendapatkan manfaat yang dapat merubah semangat kalian menjadi lebih baik lagi. Ada ratusan ribu di luar sana dokter gigi yang telah lulus uji kompetensi, dan saya yakin kalian mampu menjadi bagiannya, “ ungkap drg. Budiono.

 

 

FKG Unimus Jalin Kerjasama Dengan Univerisiti Kebangsaan Malaysia

Semarang | Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) bersama International Relationship Office (IRO) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menjalin kerja sama internasional dengan universitas besar di negara Malaysia, yaitu Universiti Kebangsaan Malaysia (National University of Malaysia). Kegiatan tersebut tertuang dalam penandatangan Letter of Intent (LoI) and International General Lecture di Aula RSGM, Minggu (21/10/2018). Kerja sama internasional diikuti pula oleh 9 (sembilan) perguruan tinggi lain dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti UMS (Surakarta), UMY (Yogyakarta), Unissula (Semarang), Unjani (Cimahi), Universitas Mahasaraswati (Denpasar), UHT (Surabaya), Universitas Yarsi (Jakarta), UNUD (Denpasar) serta UNSRI (Palembang).

 

Dekan FKG Unimus drg. Budiono, M.Pd usai menandatangai Letter of Intent (LoI)

 

Untuk sesi International General Lecture, pihak Universiti Kebangsaan Malaysia menghadirkan 3 (tiga) pembicara sekaligus yaitu Prof. Tuti Ningseh Binti Mohd Dom, Dr. Alinda Binti Mahyuddin, dan Dr. Yew Hsu Zenn.  Prof. Tuti Ningseh menjelaskan tema terkait leadership, Dr. Alinda Binti Mahyuddin menjelaskan tentang Managing Child Dental Patients, serta tema Student Mobility dibawakan oleh Dr. Yew Hsu Zenn. Kuliah umum diikuti oleh mahasiswa kedokteran gigi Unimus dari berbagai angkatan.

 

Suasana saat yaitu Prof. Tuti Ningseh Binti Mohd Dom memberikan materi Kepemimpinan

 

Hadir untuk mewakili Rektor Unimus, Drs. Samsudi Rahardjo, MM., MT (Wakil Rektor 3) untuk memberikan sambutan dan membuka acara. Drs. Samsudi menjelaskan bahwa dirinya bangga dengan FKG Unimus karena mengadakan kegiatan jejaring internasional sebagai peningkatan mutu pendidikan Unimus.  “Kerja sama internasional ini adalah salah satu upaya pengembangan diri FKG Unimus. Saya bangga mengingat FKG Unimus termasuk fakultas yang usianya tergolong masih baru namun sudah melakukan langkah nyata untuk internasionalisasi,’’ pungkasnya. Selain itu, Dekan FKG Unimus drg. Budiono, M.Pd menambahkan bahwa kerja sama internasional antara FKG Unimus dengan Universiti Kebangsaan Malaysia merupakan kegiatan selangkah lebih maju untuk memperluas jaringan dan pengetahuan ke luar negeri. Hal ini tentu menjadi bukti bahwa Unimus concern untuk mencapai visi berwawasan internasional.

 

Drs. Samsudi Rahardjo, MM., MT (Wakil Rektor 3) untuk memberikan sambutan dan membuka acara

 

Goes to PIMNAS 32, FKG Unimus Gelar Workshop PKM

Semarang | Bertempat di Aula RSGM (9/10/2018), Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang Unimus mengadakan kegiatan workshop penulisan proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) bagi mahasiswa angkatan 2016, 2017, dan 2018.  Kegiatan dilaksanakan  dengan tujuan memberikan bekal kepada mahasiswa supaya memiliki kemampuan menulis, mengkonsep ide kreatif serta menghasilkan Proposal PKM yang berkualitas. Mengusung tema “FKG Unimus Goes To PIMNAS 32” , workshop tersebut menghadirkan Eko Yulianto, Spd., M.Si. sebagai pembicaranya.

 

 

Dekan FKG, drg. Budiono mengungkapkan workshop ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa dalam menyongsong pengajuan proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) tahun 2019 mendatang yang diadakan oleh Dikti. “Mahasiswa FKG Unimus diharapkan aktif dan serius untuk melakukan penulisan serta pengajuan PKM yang setiap tahun diadakan oleh Kemenristek Dikti. PKM merupakan ajang bergengsi antar perguruan tinggi di Indonesia, sehingga menjadi indikator kualitas perguruan tinggi melalui karya ilmiahnya,” papar Dekan FKG.

 

 

Eko Yulianto, Spd., M.Si. memaparkan  kiat sukses penyusunan proposal PKM, yaitu dengan menggabungkan unsur-unsur seperti communication, collaboration, critical thingking, dan creativity. Selain itu, Eko juga memberikan salah satu metode agar PKM bisa lolos, yaitu dengan menggunakan model S.C.A.M.P.E.R (Subtitute, Combine, Adapt, Modify, Put to other uses, Eliminate, Rearange). Eko Yulianto merupakan salah satu dosen pembimbing di Unimus yang berhasil mengantarkan anak didiknya untuk maju ke PIMNAS 31 tahun 2018 di Yogyakarta (UNY). Mereka adalah mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unimus yang bergabung dengan 1.520 mahasiswa lain dari 136 perguruan tinggi di Indonesia dan berlaga dalam Pimnas pada 30 Agustus sampai 1 September  2018 lalu dengan PKM yang berjudul “Pop-Up Chemistry for Kids Menumbuhkan Critical Thinking & Pro Lingkungan”.

 

Tingkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi Anak, FKG Unimus Gelar Kuliah Umum Bersama International Medical University Malaysia

Semarang | Kesehatan mulut merupakan hal yang penting untuk dijaga demi kualitas hidup.  Salah satu kesehatan mulut adalah mengenai kesehatan gigi. Kesehatan gigi menjadi hal yang penting, khususnya bagi perkembangan anak. Salah satu masalah kesehatan mulut dengan prevalensi tertinggi pada anak adalah karies gigi. Karies gigi atau gigi berlubang merupakan penyakit pada jaringan keras gigi yang ditandai oleh rusaknya email dan dentin disebabkan oleh aktivitas metabolisme bakteri dalam plak yang menyebabkan terjadinya demineralisasi gigi. Demikian yang disampaikan oleh Dr. drg. Niekla Survia Andiesta, Sp. KGA dari International Medical University Malaysia dalam kegiatan General Lecture di Aula RSGM Unimus (13/08/2018). Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang tersebut mengusung tema “Endodontic For Children (Diagnosis, Treatment, and Follow Up)”.

 

drg. Budiono, M.Pd, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang saat memberikan sambutan

 

Karies gigi pada anak perlu mendapatkan perhatian karena akibat lebih lanjut dari karies gigi adalah rasa sakit yang dapat mengganggu kesehatan anak. Niekla menjelaskan bahwa keluhan seorang pasien (khususnya anak-anak) akan menentukan diagnosis terhadap masalah yang ada pada gigi mereka. “Oleh karenanya sebagai seorang dokter gigi nantinya, mahasiswa kedokteran Unimus harus peka terhadap kondisi pasien. Kalau ada orang tua yang membawa anak dengan keluhan sakit gigi, kalian harus dengan cepat dan tanggap. Sebagai seorang dokter gigi pertama-tama dapat melakukan pemeriksaan dengan cara mengajukan pertanyaan yang tepat, seperti riwayat penyakit, lokasi, keparahan, durasi, karakter dan stimulus yang menimbulkan nyeri,” ungkapnya.

 

Dr. drg. Niekla Survia Andiesta, Sp. KGA dari International Medical University Malaysia dalam kegiatan General Lecture di Aula RSGM Unimus

 

Alumni Universitas Padjajaran Bandung tersebut juga menambahkan bahwa pemeriksaan lain juga harus dilakukan seperti pemeriksaan wajah, jaringan keras dan lunak rongga mulut. Pemeriksaan visual meliputi observasi pembengkakan, pemeriksaan dengan kaca mulut dan sonde untuk melihat karies, ada tidaknya kerusakan restorasi, mahkota yang berubah warna, karies sekunder atau adanya fraktur.

 

 

Hadir pula dalam kuliah umum tersebut drg. Budiono, M.Pd selaku Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang. Dalam sambutannya drg. Budiono menyatakan bahwa dengan adanya kuliah umum dengan International Medical University Malaysia dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi mahasiswa kedokteran gigi Unimus baik untuk jenjang pendidikan maupun profesi.

 

 

FKG Unimus gelar Peresmian dan sosialisasi “Keluarga Binaan” Program Profesi Dokter Gigi

Semarang |  Sabtu (04/08/2018) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mengadakan peresmian dan sosialisasi untuk Kegiatan Pengabdian Masyarakat “Keluarga Binaan” Program Profesi Dokter Gigi. Bertempat di Aula RSGM Unimus, kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Sendangmulyo (Nuridin, SE) beserta masyarakat Sendangmulyo dan sekitarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, drg. Budiono, M.Pd selaku Dekan  Sabtu Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unimus menyatakan bahwa keluarga binaan Program Profesi Dokter Gigi merupakan suatu program yang memiliki semangat kebersamaan. “Program ini dilandasi dengan amanat Undang-undang. Apabila sampai masyarakat disekitar Unimus masih rendah tingkat kesehatan giginya kan aneh. Oleh karenanya program ini sebagai wujud pengabdian kami agar kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut dapat ditingkatkan,” terangnya.

Lebih lanjut, Budiono menjelaskan bahwa untuk mewujudkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat, harus dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga. “Sehingga pada tahun ini, kami akan memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota keluarga yaitu dengan kegiatan pengabdian masyarakat dengan program  1 keluarga dimonitoring oleh 1 dokter gigi muda dan 4 mahasiswa kedokteran gigi dan diadakan visitasi 1 bulan sekali,” tambahnya.

Untuk saat ini, FKG Unimus fokus terlebih dahulu terhadap permasalahan gigi dan mulut. Kedepannya FKG Unimus dapat menggandeng jurusan lain seperti kebidanan, analis gizi, keperawatan, dan lainnya sebagai kegiatan pengadian masyarakat guna meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan jasmani secara keseluruhan.

 

RSGM Unimus Adakan Kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

Tim Damkar Kota Semarang memberikan arahan kepada peserta pelatihan

Semarang | Dalam rangka untuk memenuhi salah satu syarat ijin operasional rumah sakit, pihak RSGM Universitas Muhammadiyah Semarang telah mengadakan kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran bersama dengan Dinas Kebakaran Kota Semarang (29/07/2018). Bertempat di K3 RSGM Unimus, kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta baik dari security kampus, mahasiswa, staff kependidikan, dosen, dan yang lainnya.

Hadir dalam pelatihan tersebut, drg. Bawa Adiwinarno, M.MedEd selaku Direktur RSGM Unimus, menerangkan bahwa pengetahuan terkait Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran sangat diperlukan. Tidak hanya persoalan ijin operasional saja, akan tetapi juga pengetahuan untuk seluruh SDM di RSGM Unimus untuk penanganan apabila suatu saat nanti ada musibah kebakaran terjadi. “Di rumah sakit ini kita bekerja pada keselamatan pasien, sehingga ketika hal-hal yang tidak diinginkan (kebakaran) terjadi, kita dapat memahami bagaimana cara penanggulangannya di lingkungan kerja rumah sakit,” ungkapnya.

Wakil Rektor III, Drs. Samsudi Rahardjo, MM. , MT juga turut menghadiri kegiatan pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, Samsudi menyatakan bahwa sebagai orang awam terhadap kebakaran, harus mengikuti pelatihan tersebut. “Tahu manajemen dan penanganan saat kondisi terburuk dalam accident kebakaran,” terangnya. Samsudi juga menjelaskan bahwa kontruksi bangunan di RSGM Unimus telah memperhatikan keamanan dan keselamatan kerja. Pihak RSGM Unimus telah menyiapkan pemadam kebakaran dan sistem pengamanan untuk mencegah terjadinya kebakaran. Sistem penyiram dipasang di seluruh bagian bangunan. Sistem ini ada di setiap lantai.

Pihak Dinas Kebakaran Kota Semarang sendiri menjelaskan bahwa kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran, pada umumnya masih dirasakan sangat kurang, khususnya untuk masyarakat di Indonesia. Sehingga masih seringkali terjadi kejadian kebakaran yang selalu mengakibatkan banyak kerugian. Untuk mencegah kejadian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat pengetahuan tentang api yang memadai. Karena itulah diperlukan pelatihan ini. Banyak faktor yang bisa mempercepat terjadinya bahaya api atau kebakaran bahkan ledakan, faktor-faktor tersebut kadang-kadang kurang diperhatikan oleh kebanyakan orang, padahal upaya pencegahan kebakaran lebih mudah dan lebih murah, dibandingkan upaya penanggulangannya.  Selain itu juga petugas dari Dinas Kebakaran Kota Semarang yang melatih juga mengenalkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sehingga saat terjadi kebakaran semua yang ada di RSGM Unimus dapat menggunakan alat tersebut.

 Reportase UPT Kehumasan & Protokoler

47 Mahasiswa FKG Unimus Ikuti International Student Mobility Ke Malaysia

Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi menyerahkan surat tugas kepada perwakilan mahasiswa FKG

Semarang │Unimus (09/07/2018) Sejumlah 47 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) terlibat dalam kegiatan internasional dengan mengikuti International Student Mobility ke Malaysia. Mahasiswa dilepas oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Prof. Dr. Masrukhi, MPd didampingi Wakil Rektor I Dr. Sri Darmawati, M.Si, Wakil Rektor II Dr. Sri Rejeki, M.Kep, SpMat, Wakil Rektor III Drs. Samsudi Raharjo, Direktur International Relationship Office (IRO) Unimus Moh. Yusuf, PhD dan Dekan FKG Drg. Budiono, M.Pd. Pelepasan dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan doa pagi Senin (09/07) di taman Unimus.

Ke- 47 mahasiswa semester 8 FKG tersebut akan mengikuti kegiatan International Elective Program di University of Malaya (UM) dan International Medical University (IMU) Malaysia mulai 16 sampai 20 Juli 2018. Disampaikan oleh Dekan FKG bahwa dasar kegiatan intenational student mobility adalah implementasi kegiatan internasional dan kebutuhan pembelajaran blok 24 di Program Studi Kedokteran gigi FKG. “Kegiatan ini sebagai penurunan visi FKG sebagai kedokteran keluarga yang unggul dengan mengoptimalkan upaya preventif. Kita akan membekali mahasiswa program sarjana tentang bagaiamana perkembangan teknologi terkini dalam kedokteran gigi” papar Drg. Budiono. “Selama di Malaysia mahasiswa akan mengikuti clinical class tentang tentang Forensic Dentistry juga dapat belajar di laboratorium tentang upaya-upaya penanganan permasalahan gigi. Dalam kegiatan praktek elektif nanti mahasiswa akan mendapatkan tambahan materi tentang perawatan pada anak menggunakan anestesi inhalasi dan mendapatkan kesempatan untuk praktikum dengan peralatan yang berteknologi tinggi” tambahnya. “Kegiatan ini juga merupakan ajang bagi FKG Unimus untuk mulai mensyiarkan diri di kancah pendidikan dokter gigi di dalam dan luar negeri. Diharapkan mahasiswa juga memiliki pandangan yang luas tentang kedokteran gigi minimal di tingkat Asia, juga dapat menstimulasi ketertarikan belajar lebih lanjut tentang kedokteran gigi” jelasnya. “Agenda lebih lanjut juga akan dilakukan realisasi student mobility mahasiswa dari University of Malaya (UM) dan International Medical University (IMU) Malaysia ke FKG Unimus” pungkasnya.

Ke-47 mahasiswa FKG bersiap mau berangkat ke Malaysia

Pada kesempatan itu Rektor menyampaikan bahwa International Student Mobility yang diprogramkan secara rutin oleh Unimus dalam rangka sharing keilmuan dalam bidang kedokteran gigi yang nantinya akan bermanfaat untuk para mahasiswa bagaimana mereka dapat meningkatkan profesionalismenya sebagai lulusan Unimus. “Mahasiswa FKG Unimus perlu belajar tukar pengalaman dengan teman dari luar negara dan dengan teman di Indonesia tentang seputar keilmuan kedokteran gigi yang mendukung pengembangan dokter gigi yang profesional” tambah Rektor. “Selama ini kerjasama yang intens antara Unimus dengan berbagai Perguruan Tinggi di Luar negeri di intensifkan dalam rangka visi internasionalisasi. Harapannya lulusan Unimus siap menghadapi pasar global artinya bisa bekerja tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia” tandas Rektor.

Reportase UPT Humas dan Protokoler